



Bumi adalah sebuah planet kebumian, yang artinya terbuat dari batuan, berbeda dibandingkan gas raksasa seperti Jupiter. Planet ini adalah yang terbesar dari empat planet kebumian, dalam kedua arti, massa dan ukuran. Dari keempat planet kebumian, bumi juga memiliki kepadatan tertinggi, gravitasi permukaan terbesar, medan magnet terkuat dan rotasi paling cepat. Bumi juga merupakan satu-satunya planet kebumian yang memiliki lempeng tektonik yang aktif.
Asta tinggi disebut juga Asta Raje(Mad) yang bermakna asta/makam para Pangradje(pembesar kerajaan) yang merupakan asta/makam para raja dan anak keturunan beserta kerabat-kerabatnya dibangun sekitar tahun 1750 M.Asta Tinggi berada di desa Kebunagung.
Pantai yang berada di kecamatan Batang-Batang ini merupakan aset wisata alam yang dimiliki oleh Kabupaten Sumenep.Cemara udangnya yang khas membuat pantai lombang ini tampak terasa unik.Pantai lombang sangat cocok untuk tempat berekreasi karena pemandangannya yang indah.
Keraton Sumenep didirikan pada paruh kedua abad ke-18 atas prakarsa raja Sumenep, yaitu Panembahan Sumolo.Keraton ini diarsiteki oleh seorang Cina yang bernama Liaw Piau Ngo.Melalui tangannya inilah lahir sebuah bangunan keraton yang unik, yang memadukan gaya arsitektur Eropa, Jawa,dan Cina.






Dalam kenyataannya menjadi jelas bahwa kata Songenneb adalah nama asal pada masa kuno.Songenneb menurut arti etimologis(asal-usul kata), yaitu:
Sumenep juga punya industri batik. Desa Pakandaran, Kecamatan Bluto merupakan sentra industri batik dengan proses pembuatan, teknik, dan motif yang khas Madura. Ciri batik Madura terletak warnanya yang tegas, dengan dominasi warna merah, hijau, atau hitam.
Masih di sekitar keraton, terdapat museum. Museum ini terbagi menjadi tiga bagian, satu di luar keraton dan dua lainnya berada di dalam kompleks keraton. Bagian pertama yang hanya dipisahkan jalan umum selebar 15 meter dengan keraton, terdapat koleksi kereta kencana Kerajaan Sumenep serta kereta pemberian Ratu Inggris pada zaman Raja Sultan Abdurrahman Pakunataningrat. Raja Sultan Abdurrahman yang merupakan putra dari Panembahan Sumolo, selain sastrawan, juga dikenal karena kemampuannya menguasai bahasa, di antaranya Inggris, Belanda, Arab, Sansekerta, dan Jawa Kuno.
Gambaran umum orang Madura yang keras dan kasar, tidaklah seluruhnya benar. Bila Anda melakukan perjalanan ke ujung timur Pulau Madura, tepatnya di Kabupaten Sumenep, wajar jika tidak percaya kalau sedang berada di Pulau Madura.
